Di dalam mobil taksi menuju bandara, Oz menatap ponselnya. Layar menunjukkan pesan dari nomor yang disimpan sebagai "Uncle D" yang merupakan kakak dari mendiang ayahnya. "Pesawat jet sudah siap. Sopir akan menjemput nanti. Jangan cari masalah, Ozias.” Oz menghapus pesan itu, lalu membuka galeri foto. Gambar-gambar Edrea memenuhi layarnya. Edrea dengan penampilan berantakan ketika bangun tidur, Edrea dengan wajah penuh cat, Edrea yang terlihat begitu cantik ketika membaca buku dengan serius. Senyumnya mengembang, namun ada perasaan tak nyaman di dadanya. "Sudah sampai, Tuan," kata sopir. Oz mengangguk, mematikan ponselnya. Lalu Oz keluar dari mobil. Oz sebenarnya bukan keluar kota, melainkan keluar negeri—pergi ke pesta yang diadakan oleh keluarga besar mendiang ayahnya. * * Pesawa

