Video itu diputar selama beberapa detik. Biantara sengaja menunjukkan dengan jelas di wajah gadis itu. Kania mematung. Matanya enggan berkedip. Video itu ... menampilkan dirinya yang t.e.l.anjang dan menggoda Biantara. Ia ingat kejadian itu. Kejadian pada saat dirinya menantang Biantara di red room. Lihatlah. Betapa lihainya ia berperan menjadi seorang gadis mur.ahan yang tanpa ragu memperlihatkan kemolekan tubuhnya. Dalam video, gadis itu berjalan meliuk. Langkahnya anggun dan menggoda. Semua tubuhnya terekspose jelas. Tidak satu incipun tertutup benang. Mendapati respons Kania yang demikian, Biantara menyeringai. Ia menggeser layar. Video itu hilang. Pria tersebut menyimpan kembali ponselnya ke dalam saku. “Bayangkan.” Biantara menginterupsi. “Bayangkan jika semua orang lihat

