Di mansion Biantara .... "Kania. Tolong masukkan barang-barang saya ke koper." Tanpa menjawab, Kania langsung bergerak. Ia mengambil satu per satu barang milik Biantara, melipatnya rapi sebelum memasukkannya ke dalam koper. Semua yang pria itu butuhkan telah tertata lengkap di sana—pakaian, perlengkapan kerja, hingga benda-benda kecil yang tak pernah terlewat dari kebiasaannya. Tak ada satu pun yang luput dari perhatian. Kania bahkan memeriksanya sekali lagi, memastikan semuanya benar-benar siap. Setelah yakin, ia menutup koper itu perlahan, lalu meletakkannya di lantai dengan posisi berdiri, siap dibawa kapan saja. Di luar kamar, Biantara menghampiri Melati. Ia memeluk sang istri yang berdiri dengan gelisah di ruang tengah. Tubuh wanita itu gemetar halus, seolah perpisahan yang akan t

