"Ta, kerjaan udah beres, kan?" Mia menggamit lengan Tita setelah mereka selesai menemani calon pengantin yang melakukan fitting terakhir sore ini. "Udah. Kenapa, Mbak?" "Ikut aku sini!" Mia langsung menyeret Tita menuju lantai atas tanpa menunggu persetujuan gadis itu. "Mau ngapain?" ujar Tita pasrah. "Pinjem muka." "Hah?" "Lagi butuh model buat didandanin." Mia terus menyeret Tita dan membawa masuk ke ruang kerja tempat ia biasa merias para kliennya. "Yah, jangan dong, Mbak!" Tita menggeleng panik. "Kenapa?" "Aku nanti mau pergi sama Dirga." "Loh, kalo gitu pas dong aku pinjem muka kamu." "Ih, Mbak!" protes Tita memelas. "Mandi dulu gih!" Mia mengedik ke arah kamar mandi yang terletak di ruangan itu. Tita mengerjap bodoh. "Ngapain disuruh mandi?" "Kan katanya mau pergi sama

