"Asli gue heran sama lo, Sha. Ada lagi cewek model kayak lo gini." Gin masih menatap tidak percaya pada sahabatnya yang kini duduk termangu di atas tempat tidur, tepatnya tempat tidur di kamar Gin. Bayangkan! Setelah dilamar, Tita malah bengong di atas tempat tidur pria lain. Kan ajaib! "Apa deh?" sahut Tita malas. "Dari sekian banyak pasangan yang gue bantu lamarannya, baru kali ini ada cewek yang enggak bisa jawab lamaran cowoknya. Malah bengong doang kayak kesambet." Sejujurnya Gin iba pada nasib Dirga. Sudah menyiapkan lamaran super romantis, disaksikan banyak orang pula, nyatanya malah berujung tanpa respon. "Kan gue kaget, Gin!" seru Tita membela diri. "Semua yang dilamar juga pada kaget, Ta. Bukan lo doang." "Tapi mereka mungkin udah liat tanda-tandanya, atau emang mereka ngare

