"Mas, ini mau meeting sama vendor mana sih?" tanya Tita untuk kesekian kalinya. Sejak Erwan memaksanya ikut pergi, bosnya itu belum juga mau memberitahu dengan jelas ke mana mereka akan pergi dan siapa yang akan ditemui. "Vendor baru." Hanya jawaban singkat nan menyebalkan itulah yang terus Erwan berikan. Jawaban Erwan sama sekali tidak berhasil memuaskan keingintahuan gadis itu. "Terus ngapain ajak Tita?" "Emang mestinya ajak siapa?" "Bang Jeff, dong!" seru Tita. Kalau urusan menjalin kerja sama baru, memang biasanya itu jadi bagian Erwan dan Jeff, bukan anak-anak yang lain. "Maunya sama kamu. Bosan sama Jeff mulu," sahut Erwan seenaknya. Sampai di sini, Tita sudah cukup jengkel. Sedang normal saja sikap Erwan memang sering menyebalkan, apalagi saat tengah berlagak sok misterius b