"Udah cerah lagi aja itu muka," goda Gin ketika kembali ke apartemen dan menemukan Tita tengah menonton televisi dengan wajah bahagia. Gadis itu sudah tiba kembali di Jakarta pagi tadi, tapi baru bertemu Gin siang ini. "Iya, dong!" sahut Tita ceria. Ia memutuskan akan menghabiskan hari terakhir cutinya untuk bersantai, baik fisik maupun pikiran, sebelum besok kembali berjibaku dengan deretan masalah baik dalam pekerjaan juga percintaan. Gin segera mengempaskan bòkongnya di sebelah Tita lalu kembali mengajukan pertanyaan usil. "Ngapain aja sama Alby?" "Maksudnya?" tanya Tita tidak paham. Pertanyaan Tita hanya direspon dengan kedipan nakal khas Ginjiro Hayashi. "Otak lo, Gin!" Tita langsung mendelik sebal begitu memahami maksud Gin. Gin tergelak kencang di sebelah Tita, begitu puas da

