Seperti biasa, Rabu pagi sejak Gin tidak ada jadi terasa membosankan bagi Tita. Tidak ada lagi orang yang bisa diganggunya sepanjang hari. Tidak ada lagi orang yang menemaninya olahraga, atau memanjakannya dengan sarapan lezat sambil bersantai di depan televisi menyaksikan serial kartun kesayangan bersama. Terkadang, sahabat-sahabat Tita memang datang, tetapi tidak bisa terus-terusan karena mereka juga punya kesibukan sendiri. Dan hari ini, Tita sendirian. Sialnya lagi, Tita jadi tidak bisa bangun siang. Pagi-pagi sekali ia sudah terbangun dan gagal ketika mencoba kembali tidur. Jadi, apa yang gadis itu lakukan? Sejak pagi Tita hanya duduk melamun di bekas kamar Gin, mencoba mencari sisa aroma pemuda itu yang sudah nyaris tak berbekas lagi, sambil menonton kanal Youtube milik sahabatnya

