Bab 51

1841 Kata

Jeremy melaju kencang dengan pikirannya yang terus berputar. Ia mencoba mengingat kembali setiap percakapan terakhirnya dengan Briana, berharap ada petunjuk yang terlewat. Namun, semuanya buntu. Kepalanya penuh dengan kekhawatiran. Ia tidak tahu apa yang sebenarnya dirasakan Briana saat ini, tapi sebagai orang yang tahu rahasia terbesar gadis itu, Jeremy merasa bertanggung jawab. Setelah beberapa waktu berkeliling tanpa arah, Jeremy akhirnya memutuskan untuk berhenti di sebuah tempat parkir yang sepi. Ia menundukkan kepalanya di atas stir mobil, kedua tangannya menggenggam erat. "Di mana kamu, Briana?" gumamnya pelan, nyaris seperti bisikan. Ia menghela napas panjang, mencoba menenangkan diri, tapi pikirannya terus dirundung bayangan buruk. Sementara itu, di kamar hotelnya, Briana duduk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN