Cassandra menatap lagi bayangannya dari cermin di hadapannya. Gaun keluaran terbaru Sophie Laurent yang dikenakannya terlihat sangat pas di tubuh rampingnya, seakan gaun itu sengaja diciptakan khusus untuk dirinya. Dirapikannya kembali rambut yang menutup keningnya. Lalu ia memoleskan lipstik berwarna natural di bibirnya. Ia menarik sudut bibirnya, memperlihatkan seulas senyuman bagi dirinya sendiri. “Aku cantik, aku muda. Om Marco tidak mungkin lebih memilih nenek sihir itu ketimbang aku,” ucapnya, berusaha menggugah rasa percaya dirinya. Ia mengambil ponselnya dan menyalakan kameranya. Dimonyongkannya bibirnya dengan centil ke depan kamera untuk melakukan selfie. Ia tersenyum sementara jari tangannya dengan lincah mengirimkan foto itu kepada Marco, dengan sebuah caption ‘menunggu

