She is My Soulmate

1245 Kata

Semuanya hancur. Ya ... saat itu aku baru berumur delapan tahun. Kami yang tinggal tidak jauh dari pantai, harus mendapat musibah berupa tsunami yang tiba-tiba saja menerjang. Rumah kami hancur tak tersisa. Bahkan, kedua orang tuaku harus terenggut nyawanya. Aku sendiri. Sebatang kara. Setelah kejadian tsunami itu, aku seperti tak lagi memiliki semangat hidup. Rasanya aku ingin ikut menyusul orang tuaku. Namun, tetangga yang masih beruntung sepertiku, tidak menjadi korban jiwa, selalu menyemangati. Hidup harus terus berjalan. Aku harus bisa membuat Mama-Papa bangga. Sampai akhirnya, aku bertemu dengan Bu Sari, seorang pemilik panti asuhan. Beliau membawaku ke panti asuhan miliknya. Di panti ada sekitar sepuluh anak. Jadi sebelas jika ditambah dengan kehadiranku. Ada dua yang aku rasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN