Masih Calon Istri

2382 Kata

Hari demi hari terlewati dengan ritme yang kembali normal, setidaknya di permukaan. Paulina telah kembali ke Jakarta, menjalani rutinitasnya sebagai mahasiswa yang kini semakin sibuk mempersiapkan skripsi. Hari-harinya dipenuhi dengan bimbingan dosen, revisi, dan tenggat waktu, membuatnya sibuk secara akademis. Namun, di sela-sela itu, ada kenyataan yang tak bisa diabaikan—pernikahan yang semakin dekat. Tanggalnya sudah ditentukan, akhir bulan di bulan berikutnya. Namun, dengan kedekatan jadwal pernikahan itu pula, aturan baru dari keluarga semakin ketat. Paulina dan Jagapathi dilarang bertemu terlalu sering. Alasannya sederhana—para sesepuh, terutama Mahesa dan Santoso, takut kebablasan terjadi sebelum resmi menikah. Mereka bahkan bercanda dengan nada serius, “Jangan sampai sebelum akad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN