Guru sudah berdiri di depan papan tulis saat murid-murid masuk. Suasana gaduh pelan, kursi berderit, tas ditaruh di meja. Rosalina melangkah dengan percaya diri, sementara Renata duduk di bangkunya yang biasa—pojok dekat jendela. “Anak-anak, hari ini kita kedatangan murid baru.” Guru tersenyum. “Silakan perkenalkan diri.” Rosalina berdiri di depan kelas, menunduk sopan. “Nama saya Rosalina Pramudita. Saya baru pindah ke sini. Semoga bisa berteman baik dengan kalian semua.” Beberapa murid langsung bertepuk tangan. “Hai, Rosalina!” “Cantik banget!” Suasana riuh. Guru ikut tersenyum. “Baik, Rosalina… kamu bisa duduk di sebelah Renata.” Seisi kelas menoleh ke arah Renata. Renata menegang, jari-jarinya menggenggam ujung meja. Rosalina berjalan anggun ke bangku kosong di sampingnya, duduk

