Bab 40

1084 Kata

Setelah anaknya selesai makan roti, Aruna menyiapkan baju untuk dipakai si kecil. Hari ini tidak ada jadwal apa-apa, tapi Aruna tetap membiasakan anaknya berpakaian rapi setiap pagi. Rutinitas itu biasanya membuat pikiran Aruna lebih tenang. Tapi hari ini tidak berhasil. Saat memasangkan kaus kecil itu ke tubuh anaknya, Aruna beberapa kali berhenti tanpa sadar, seperti lupa langkah berikutnya. Anaknya menatap bingung. “Bunda kenapa?” tanya si kecil. Aruna tersadar, tersenyum tipis. “Nggak apa-apa. Bunda cuma mikir.” Ia tidak mau anaknya mengingat hari ini sebagai hari ketika bundanya terlihat kacau. Jadi setelah anak selesai memakai baju, Aruna menyalakan TV di volume rendah, menaruh mainan favoritnya di karpet, dan duduk di sofa. Ponsel tetap di meja, menghadap ke layar bawah. Ia se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN