Bab 60

1085 Kata

Suara ambulans dan mobil pemadam kebakaran saling bercampur, melukai malam yang seharusnya sunyi. Api yang melahap gedung tua itu menjulang seperti monster yang kelaparan. Jingga pekatnya memantul di mata Aruna saat ia berdiri beberapa meter dari garis polisi, napasnya masih memburu, wajahnya masih berlumuran debu dan asap. Rangga berdiri di sampingnya, d**a naik turun tak teratur. “Aruna, kamu tadi udah bilang apa ke Andra? Kamu ngelihat wajah penyerangnya?” Aruna mengangguk pelan. “Nggak jelas. Dia pakai hoodie… tapi aku lihat dia tinggi, langkahnya cepat, dan dia nyekek Andra seolah dia udah terbiasa. Terlatih.” Ia menggertakkan gigi. “Dan dia tahu bangunan itu akan meledak.” Rangga meremas rambutnya frustrasi. “Sial…” Asap hitam masih membumbung dari jendela-jendela tua. Aruna mena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN