Luna terdiam mendengar perkataan Luciano. Luna mengingat kembali bagaimana dirinya dan Luciano bertemu, dulu Luciano tidak lebih dari lelaki m***m di mata Luna, tapi siapa yang menyangka kini dia menjadi seseorang yang mau mendengarkan keluh kesal Luna. "Saat, itu aku berpikir. Aku akan membawamu lalu memaksamu menerima aku, memulai hubungan cinta jadi benci seperti di novel-novel cinta. Kau yang tidak bisa menerima aku awalnya tapi berakhir bergantung padaku. Kekayaan dan ketampanan yang aku miliki ku pikir itu cukup untuk menjerat dirimu. Aku pernah berpikir saat kau menolak aku akan memaksa dan menghukummu dengan cinta, tapi ... Tenyata aku tidak bisa, saat kau menolakku aku bahkan tidak bisa memaksa kau untuk bersama aku ... Entahlah, kenapa. Tapi aku sadar setelah aku kembali ke Mi

