Tidak Pernah Mengurus Anak

1112 Kata

Xavier berdiam diri di kamarnya. Begitu dia mendengar suara mobil, dia langsung keluar dari kamarnya. Berharap kalau itu adalah neneknya yang datang. Ingin selesaikan masalah kemudian pulang. Xavier ingin selesaikan semuanya tanpa harus diperpanjang lagi. Karena itu juga akan membuat pekerjaannya berantakan. Dia turun dan memastikan siapa yang datang. Begitu Xavier keluar, dilihatnya mama dan juga anak-anaknya yang pulang. Tatapan Theresa juga berbeda. Benar ucapan papanya kalau Theresa akan biarkan anak-anak pulang untuk dikenalkan pada neneknya Xavier nanti. Sementara Liona dan Devan dibiarkan entah di mana. “Aku pikir nenek.” Dia dilewati begitu saja oleh mamanya. Xavier mengangguk mengerti kalau mamanya kali ini sedang kecewa parah terhadapnya. Memang benar yang dikatakan oleh papan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN