“Pa-pa!” Brak! Samantha jatuh dari sisi sofa saat sedang berbaring di ruang tengah. Si kecil itu tadinya sedang bermain dengan Han. Narendra tersenyum kecil, melihat Samantha cemberut dan gegas duduk di samping Han. “Itu dia manggil papa, manggil siapa? Buat gue, kan?” oceh Samantha, antusias. “Wong dia main sama gue, kok. Ngoceh bareng gue. Ya dia manggil pa-pa ke gue, dong!” kekeh Han. Terlihat Samantha cemburu saat Morgan tertawa di gendongan Han. Terburu dia mengambil si kecil itu, lantas mendudukkan di pangkuannya. “Adek manggil papa ke siapa? Ke om, kan?” gerutu Samantha. Si kecil ini pun tertawa seolah mengerti yang ditanyakan Samantha ini. Jemari mungilnya menyentuh wajah Samantha, tertawa, lalu lebih mendekat lagi. Begitu haru Samantha saat bibir mungilnya mencium pipinya.

