"Maaf, Sam. Aku nggak bisa. Aku sibuk hari ini." Samantha hanya mengangguk, lalu memunggungi istrinya itu. Dialihkannya hatinya untuk kekecewaan pada sikap Akira. Tak ada lagi kata sampai sang istri bersiap pergi bekerja di siang hari dengan seragam perawatnya. Beralibi sebisanya. Samantha sangat menyayangkan kenapa Akira harus berbohong padanya. "Jadi ikut, kan, Sam?" Wiryo menegur Samantha lagi ketika mereka berpapasan di dapur. "Belum tau, Pa. Lihat nanti, ya! Aku masih ada urusan." Samantha memikirkan jika bertemu di sana, Akira pasti akan malu karena ketahuan berbohong. Dia menepi sebentar ke sofa ruang tengah. Diambilnya ponsel dan berkirim pesan pada Akira. [Tadi langsung pergi aja nggak makan siang, kan? Jangan lupa makan di kantin! Nanti malam aku jemput kalau kamu udah pula

