Mr. Smith tersenyum, disentuhnya pipi Rose sebelum opsir itu membawa Rose kembali nantinya ke jeruji besi. Wajah cantik itu terlihat pucat karena merasakan dinginnya bermalam di balik sel. “Jaga kesehatanmu! Hanya tinggal satu malam ini saja. Besok kamu akan bebas.” Leo membimbing Mr. Smith keluar dari susunan jeruji yang memenjarakan para tertahan. Selang setelahnya, keduanya berpapasan dengan Samantha yang baru turun dari mobilnya. Gurat wajahnya cemas. Lekas dia menyeimbangkan berdiri tegak di hadapan Mr. Smith saat melihat Leo berada di sebelah pria tua tersebut. Kakek mertuanya yang belum dia sapa dengan hormat. “Kek, saya Samantha, suaminya Rose.” Samantha membersihkan dua telapak tangannya pada sisi kemeja untuk menyalami Mr. Smith. Namun, akhirnya satu tangannya tergantung di

