PLAK!! Tiger berpaling setelah telapak tangan adiknya mendarat di pipi kanannya. Setelah itu matanya mengikuti ke mana Niko pergi setelah menamparnya. Tiger berjalan menghampiri Esther dan memberikan tas gadis itu kemudian menyusul sang adik. Ia terkekeh ketika melihat Niko tengah duduk memeluk lututnya dengan pundak bergetar. “Brengs*k lo b*jingan s*alan!” umpat Niko dalam isakannya dan itu terdengar jelas oleh Tiger. “Ibu ada di rumah, harusnya gue lagi nyari ayah tapi sampai sekarang gak bisa ketemu dia jadinya ibu ngamuk terus kalau gue pulang gak bareng suaminya.” Kata Tiger membuat Niko mendongak menatapnya dengan air mata mengalir. Tiger tertawa kecil melihat lelehan air mata sang adik kakinya melangkah mendekat lalu duduk merangkul Niko. “Lo kayak anak kecil banget tau gak? Uda

