Jaka tersungkur kala mutan hendak menggigit punggungnya. Ia segera menggunakan sikut memukul tepat di bibir mutan hingga menjauh, Bagaskoro langsung mengulurkan tangannya dan di terima dengan baik oleh pria itu. Sibuk dengan mutan mereka lupa bahwa selain monster itu ada monster lain yang lebih menakutkan lagi, ubur-ubur berdiri layaknya panglima peran bersama para orang-orang kepercayaannya. Bom yang tim gabungan layangkan sebelum meledak hanya menghancurkan mutan yang berlarian ke sana kemari sementara yamg benar-benar harus di hancurkan malah semakin kuat menghancurkan rumah-rumah secara membabi buta. Tim berjalan mundur kala mutan semakin memojokkan mereka, suara khawatir dari in ear sudah tidak di pedulikan. Seberapa banyak peluru melayang tak bisa menghentikan mutan untuk mendekat

