Chapter : 57

1604 Kata

"Anak-anak kerja bagus, sekarang bersiaplah kita juga akan pergi dari sini." Julian serta Yuda melompat senang mendengarnya benar-benar tidak menyangka semua akan segera berakhir hanya tinggal kelompok mereka yang harus meninggalkan tempat ini sekarang. Bima memeluk Yuda, dia benar-benar bangga pada putranya sampai meneteskan air mata. "Bapak bangga padamu nak." katanya mengusap kepala Yuda dengan sayang. "Sekarang kita bisa pulang ketemu ibu sama Yuna'kan pak?" tanya Yuda ketika sang bapak melepas pelukan mereka. Bima mengangguk sebagai jawaban dari pertanyaan sang anak. Yuda tersenyum lebar, begitu juga Julian mengecupi adiknya Aisyah. "Cantik, kita bisa pulang sekarang ketemu sama yang lain. Hah… tenang aja, kita gak sendiri kok ada mereka terutama bang David. Abang jadi pengen kete

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN