Chapter : 43

1677 Kata

Tek!!   Tampak seorang pria tengah menyalakan kompor untuk memasak air, setelah itu membuka bungkus mie. Hhh... menghela nafas, lagi-lagi makan mie, pikirnya tak lupa menyediakan dua telur untuk mienya nanti.   Gruduk... gruduk...   Ia menoleh kala mendengar suara tersebut dan berkata, “Bentar bu, mau makan dulu nanti baru nyari ayah lagi.” Tersenyum tipis menggeleng pelan kala gebukan perlahan memelan. “Bu, bagaimana perasaanmu sekarang?” tanya pria itu pada sang ibu yang berada dalam kamar. “Oke, gak bakal nanya lagi.” Katanya saat pertanyaannya mendapat geraman marah.   Gruduk...   “Bukan dia bu, itu angin yang bawa.”   Gruduk...   “Uhuk... uhuk... astaga bu, keselek tau gak. Iya sabar, dia bakal baik-baik aja, kan udah janji jagain mereka, percaya dikit sama anak sendi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN