Keadaan Papanya ternyata cukup buruk sampai membuat pria itu harus dirawat intensif di rumah sakit. Ethan masih senantiasa menunggu di luar ruangan dengan wajah datar dan tubuh yang tegak. Di sisinya Julia ikut menunggu tapi wanita itu bingung harus berbuat apa. Pasalnya Ethan pun diam saja, melirik ke arahnya saja tidak. "Apa kau tidak ingin istirahat? Papa sudah dipindahkan ke ruang perawatan," tutur Julia melirik ke arah jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 1 malam. Ethan tidak menyahut sedikit pun. Baginya Julia hanya mahluk yang telah menganggu kehidupannya. Ia juga sangat yakin tanpa aduan dari wanita ini Papanya tidak akan se-marah ini sampai mengakibatkan serangan jantung. Julia memanyunkan bibirnya jengkel sekali. Sebenernya Ethan ini maunya apa sih? Ia sudah sangat ber