Bab 40. Antara Aku, Kau dan Luka

1424 Kata

Nindy sudah membayangkan Julia mungkin akan langsung memaki-maki dirinya karena wanita itu tahu tenang hubungannya dengan Ethan. Wanita itu memang terlihat tenang-tenang saja namun sorot matanya begitu tajam seolah tak bisa diintimidasi sedikit pun. Namun, siapa sangka yang terjadi justru hal sebaliknya. "Suster, maaf ya aku ikut duduk disini sebentar." Julia berkata pelan. Wajah wanita itu cukup lelah dengan guratan yang kentara. Sejak semalam ia memang belum tidur karena menunggu Ayah mertuanya. "Silahkan, Nyonya. Ini juga tempat umum," sahut Nindy tak mempermasalahkan. Julia memejamkan matanya seraya memijit pangkal hidung yang terasa begitu pegal. Entah yang dilakukannya saat ini akan membuahkan hasil sesuai keinginan atau akan sama saja. Setidaknya Julia berusaha berusaha memperta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN