Bab 41. Lawan Aku!

1317 Kata

Ethan memutuskan pulang ke rumah pada malam harinya setelah Papanya siuman. Pria tua itu tidak mengatakan apa pun, hanya menatapnya dengan tatapan yang sulit diungkapkan. Ethan pun tidak ingin memancing konfrontasi sehingga ikut diam saja. Namun, malam itu ia tetap harus pulang untuk mengurus sedikit pekerjaan yang tertunda dan juga mengambil baju ganti sebelum nanti kembali ke rumah sakit lagi. Ketika masuk rumah yang biasanya sepi kali ini terdengar suara Elang yang mengoceh. Nyaris seperti perdebatan dengan suara wanita yang sangat dikenalnya itu. Ethan mempercepat langkahnya menuju ruang tengah yang sangat luas itu. Terlihat di sana Elang ditemani Nindy belajar dengan anak itu yang mengomel kesal. "Ibu nggak boleh cepet-cepet mainnya, Elang 'kan masih mikir. Nggak boleh ah," kata E

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN