Empat Hati Yang Bertemu

1290 Kata

Malam semakin larut. Novan dan Arini masih belum menemuik titik terang atas permasalahan mereka. Arini masih belum juga memberikan jawaban atas segala tanya. Ketika sedang sama-sama dilanda keheningan, tiba-tiba handphone Novan berdering keras. Novan menelan ludah, ternyata itu adalah panggilan dari Jenny. “Angkat saja!” Arini seolah bisa menebak siapa yang menelepon. Meski ragu-ragu akhirnya Novan mengangkat panggilan itu. “H-halo ada apa?” Hening. Bola mata Novan bergerak liar mendengarkan Jenny yang masih bersuara diseberang sana. Setelah cukup lama kemudian, barulah Novan kembali bersuara. “Oke kamu tunggu di sana aku akan segera datang,” ucap Novan. “K-kita akan ke mana?” tanya Arini saat Novan sudah menyalakan meson mobilnya. “Jenny tersesat dan kita harus menjemputnya,” jawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN