20. Shopping

1895 Kata

POV Debby Aku terbangun di tempat tidur yang sudah dalam keadaan kosong. Hal itu tidak membuatku terkejut, karena apa yang telah terjadi tadi malam. Itu benar-benar berbeda dari malam yang sebelumnya aku dan dia bersama dan itu benar-benar membuatnya takut. Jujur aku mrsa itu adalah yang terbaik. Aku menghela nafas dan beranjak dari tempat tidur, tubuhku berkeringat. Jangan sampai Adel dan Edward melihat tubuh telanjangku. Aku berjalan dengan pelan-pelan karena aku masih belum sepenuhnya bangun.  Semakin dekat aku dengan ruang tamu, aku semakin mendengar suara tawa. Itu bukanlah suara dari Adel atau pun Edward, suara iu kedengarannya seperti suara dari Marco. Apakah itu berarti dia tidak pergi semalam? Aku mendekat ke arah suara itu, dan ternyata mereka bertiga sedang ada di sofa tertawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN