Bab 56 - Rencana Berjalan Lancar

1053 Kata

Begitu pintu dibuka, suasana ruang Rektor langsung terasa serius namun tenang. Rektor, seorang pria berumur dengan wajah berwibawa menatap mereka bertiga dengan sedikit heran. “Silakan duduk. Saya tidak menyangka akan menerima kunjungan dari Dokter dan suaminya. Seorang pengusaha besar. Apakah ini mahasiswa yang dimaksud? Aurora lagi?” Raffa menyambut dengan sopan. “Betul, Pak Rektor. Kami datang untuk membicarakan beasiswa yang sempat dicabut. Saya tahu Bapak pasti punya alasan, tapi izinkan kami memberi penjelasan yang belum sempat disampaikan.” Dokter Jasmine duduk di sebelah Aurora. Lalu meletakkan tangan di atas meja. “Mahasiswi ini adalah pasien saya. Ia mengalami kondisi lucid dream yang memengaruhi aktivitas dan konsentrasinya. Sayangnya, beberapa rumor di kampus membuat kondi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN