Bab 38 - Situasi Mencekam

1097 Kata

“I… iya, pak?” “Kamu kok masih di sini? Saya kira sudah ada asisten Dosen saya yang memanggil kamu. Jadi kamu di panggil Rektor di ruang Dosen ya.” Kakinya gemetar. Ia tidak pernah menyangka akan dipanggil langsung oleh sosok tertinggi di kampus. Dalam pikirannya, berbagai kemungkinan berputar liar. Apakah karena kesalahannya di kelas? Atau karena gosip yang sedang beredar tentang dirinya? “Kenapa kamu diam saja? Ke ruang Dosen sekarang. Di sana juga banyak Dosen yang menunggu kamu. Tapi untuk mata kuliah saya akan tetap berjalan dengan normal.” “I… iya, Pak.” Belum sempat Aurora pergi keluar kelas, semua teman-teman kelasnya mengeledeknya kembali. Membuat Aurora semakin merasa terpojok. “Lagi-lagi dipanggil sama Dosen. Pasti gara-gara obatnya, kan? Gue dengar dari anak administrasi,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN