Bab 81 - Pilihan Aurora

1334 Kata

Pagi itu cahaya matahari menembus tirai tipis ruang makan. Membuat seluruh ruangan terlihat hangat dan tenang. Aurora duduk di meja bersama Jasmine dan Raffa. Masih dengan perasaan yang sulit ia jelaskan. Ada haru, ada canggung, ada bahagia yang samar. Semua bercampur menjadi satu. Jasmine menuangkan jus ke gelas Aurora sambil tersenyum lembut. “Minum dulu, sayang. Kamu pasti masih capek setelah semalam harus berangkat ke sini jauh-jauh.” Raffa ikut mengangguk, berusaha mencairkan suasana. “Kalau mau roti atau omelet bilang ya. Ayah bisa buatkan.” Aurora masih kaget mendengar kata Ayah diucapkan dengan begitu mudah. Hatinya bergetar. Seperti ada sesuatu yang menekan dadanya pelan-pelan. Namun ia tak ingin membuat suasana jadi canggung. Jadi ia berusaha tersenyum. “Terima kasih… Ini s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN