Sesaat kemudian, Dosen mereka masuk sambil membawa laptop dan beberapa berkas. Ia berhenti ketika melihat sosok yang kembali itu. “Oh… Kamu sudah bisa ikut kuliah lagi?” Aurora berdiri sopan. “Iya, Bu. Per hari ini saya resmi aktif kembali.” Dosen itu tersenyum hangat. Berbeda dari sikap tegasnya biasanya. “Bagus. Selamat kembali. Silakan duduk. Kita mulai kelasnya.” Aurora kembali duduk, dan Gresa berbisik cepat. “Tuh kan? Aman. Semua berjalan lancar.” Aurora tersenyum, suaranya lirih. “Iya… Gue lega banget.” Kelas pun dimulai. Suasana perlahan kembali normal. Namun, di tengah penjelasan Dosen, Aurora mencuri waktu satu detik untuk melihat ke sekeliling. Papan tulis yang sama, bangku yang sama, suara pensil yang sama, dan bisikan kecil mahasiswa yang ia rindukan. Ia menunduk, t

