“Nona Jenar bilang, seharusnya kita membuat laporan ke polisi, Nyonya,” kata Kinarsih kepada Lyra. “Kamu tahu sendiri kalau hal itu tidak mungkin.” Kinarsih menganggukkan kepala. “Saya tahu,” jawabnya. “Tapi, Nona Jenar berulang kali mendesak kita agar kita melakukan sesuatu terhadap Pak Adipati dan juga Tuan Dewangga.” Lyra menghela napas dalam. “Aku rasa ini sudah saatnya kita pergi dari sini, Mbak,” katanya kepada Kinarsih. “Terlalu berisiko kalau kita berada di sini. Selain itu, rasanya sungkan kalau harus terus menumpang di rumah ini.” Lyra bukan hanya merasa sungkan karena menumpang di rumah Jenar, tapi Lyra lama kelamaan merasa takut jika Jenar akan mengetahui fakta bahwa Lyra telah membunuh Dewangga. Karena jika Jenar mengetahui fakta itu, bisa-bisa Jenar akan berbalik menyeran

