Bab 93

1010 Kata

Sesampainya di rumah, Lyra mendapati Dewangga memarahi beberapa pelayan di ruang tengah lantai satu. Jantung Lyra berdegup hebat karena tidak menyangka jika Dewangga akan pulang ke rumah secapat ini. Padahal ini masih sekitar pukul setengah sembilan. Dan biasanya Dewangga akan pulang ke rumah siang hari mendekati jam makan siang. "Di mana Lyra?" bentak Dewangga memarahi pelayan yang tadi Lyra suruh menggantikan Kinarsih untuk menjemur baju. Tampaknya Dewangga menyadari jika Lyra sedang tidak ada di rumah. Dan sekarang suami Lyra itu tengah memarahi para pelayan karena tidak adyaan tanda-tanda keberadaan Lyra di dalam rumah. "Tadi Nyonya bilang kalau—" "Mas?" Panggil Lyra yang membuat Dewangga menoleh ke arahnya. "Lyra, kamu dari mana?" tanya Dewangga berjalan mendekat ke arah Lyra. Ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN