Semalam Dewangga tidak tidur di kamar. Lyra tidak begitu peduli dengan tidak adanya Dewangga di kamar untuk menemani Lyra tidur. Malah, Lyra merasa agak lega. Karena dengan begitu Lyra bisa memikirkan baik-baik apa yang harus ia lakukan kedepannya demi kelangsungan hidupnya. Pagi harinya, Dewangga menghampiri Lyra di kamar, memeluknya sebentar lalu menciumnya. Setelah itu, Dewangga pamit pergi ke perkebunan tanpa mengatakan apa-apa lagi. Sejak Lyra menyebutkan nama Sukma Widari di depan Dewangga kemarin, sikap Dewangga menjadi agak janggal. Suami Lyra itu terlihat agak tidak memedulikan Lyra lagi. Ya bukan berarti Dewangga jadi cuek kepada Lyra. Dewangga masih perhatian kok, dengan Lyra. Dewangga masih mengajak Lyra makan malam. Masih mencium dan memeluknya. Hanya saja, Dewangga tampak

