Kehidupan memang berisi hal yang tidak terduga, siapa yang menyangka bahwa kekasih dari kakak sepupuku sekarang mengejar-ngejar aku untuk menjadi istrinya. Jika niatannya tulus karena mencintaiku mungkin aku akan merasa tersanjung karena menurutku om Raka tidak jelek, sekalipun dia agak tua. Penampilannya oke, dan yang paling penting dia selalu wangi karena aku suka laki-laki yang wangi. Sayangnya dibalik niatnya ingin menikahiku ada maksud yang jahat sekali. Yang bahkan ketika aku mengingatnya akan sukses mencubit hatiku hingga terasa sesak. Aku seperti seorang perempuan yang tidak berarti yang bisa dipermainkan statusnya untuk kepentingan pribadi mereka. Siang ini akhirnya aku mengalah masuk ke dalam mobil om Raka karena kepalaku pusing sekali. Badanku juga sedikit demam, sepertinya b