Bab 40 | Kita dan Masalah

1805 Kata

Sepanjang perjalanan menuju apartemen, Ayya terus menangis dengan hati yang terasa begitu sesak, dengan langkah gontai dia memasuki kamarnya, mencari laptopnya dan berusaha menyiapkan hatinya untuk segala kemungkinan terburuk yang mungkin akan menghancurkannya sekali lagi. Tangannya gemetar saat membuka file di flashdisk itu, terdapat dua folder di sana, satu bernama, cintaku dan hidupku, lalu yang kedua bernama, putriku tercinta Ayyara. Hatinya terasa semakin ngilu, detak jantungnya juga semakin menggila hingga menimbulkan sesak dan isak tangis yang semakin menyayat hati. Gadis itu seolah kehilangan pegangan, dunianya runtuh, dia kehilangan sandaran dengan semua fakta baru yang mungkin akan membunuhnya. Isakan itu kembali terdengar dari bibir pucatnya begitu membuka folder berjudul cin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN