"Jody, Tante, ngapain di sini?" Suara familiar yang tiba-tiba terdengar membuat Nadine dan Jody tersentak. Mereka berdua menoleh dengan mata terbelalak, tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. "JESICA?!" Jody berteriak dengan suara serak, merasa lega dan bingung karena yang datang ternyata adalah tunangannya. Di hadapan mereka, berdiri seorang gadis berambut panjang mengenakan jaket denim dan jeans, dengan wajah yang pucat karena terkejut melihat Jody dan Nadine malam begini berada di sana. Jesica, tunangan Jody, menatap mereka berdua dengan ekspresi yang sama bingungnya. "Ya Tuhan, Jody!" Jesica langsung berlari mendekat ketika melihat kondisi kaki Jody yang berdarah. "Apa yang terjadi? Kenapa kamu terluka seperti ini?" "Jesica, bantu Jody!" Nadine berteriak histeris. "Ada kawat

