Bab 18. Membuka Rahasia

1029 Kata

Jody mundur beberapa langkah, matanya membelalak tidak percaya. Wajahnya pucat pasi, dan tubuhnya bergetar hebat saat mendengar apa yang baru saja Nadine katakan. "Nggak mungkin, Ma," ucap Jody dengan keterkejutan yang tidak dapat ia sembunyikan. Mama pasti bohong, 'kan?" Nadine yang juga sama paniknya segera membekap mulut Jody. Berusaha menahan agar suara Jody tidak terdengar oleh Dani. "Pelankan suaramu, Jody!" "Mama ... bagaimana bisa Mama–" "Diam kamu! Jangan sampai papamu itu tahu kalau Rafael sudah m a t i." Nadine memberikan ancaman yang tegas kepada Jody. Jody melangkah mundur, punggungnya hampir menyentuh dinding kamar. Matanya membelalak lebar, dengan deru napas yang terengah-engah. Rasa takut merambati seluruh tubuhnya, hingga membekukan darahnya. Dalam sekejap, sosok Nadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN