Bab 97

1079 Kata

Banyu tidak pulang ke rumah sampai keesokan harinya. Ia memilih berkutat dan menyibukkan dirinya dengan tumpukan pekerjaan di kantornya. Tanpa terasa hari matahari sudah meninggi, Banyu ingat kalau pagi ini ada persidangan kasusu korupsi proyek jalan tol lintas provinsi yang nilainya fantastis, bahkan banyak nama-nama besar terlibat, beberapa bawahannya sudah mengabari kalau media sudah ramai di kejaksaan dari pagi buta. Banyu akhirnya memilih mandi dan mengganti pakaian di kantornya sebelum ia bergegas memulai persidangan. Biasanya, di momen seperti ini, pikiran Banyu akan sepenuhnya fokus pada berkas, pasal, dan strategi. Biasanya. Namun pagi ini berbeda. Tangannya berkali-kali merogoh saku jas, memastikan ponselnya masih ada. Masi sama, tidak ada notifikasi. Ia sudah hampir menyera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN