Safina mencari suaminya di kamar. Dia pikir pria itu sedang tidur siang, tetapi sang suami sedang sibuk dengan ponselnya. Safina berjalan mendekati ranjang lalu naik dan duduk di sana. "Pak." "Hem. Ada apa?" "Bapak yakin enggak pernah tidur bareng mantan pacar Bapak?" Safina tahu pertanyaannya itu salah dan akan membuat sang suami menjadi kesal. Dia sendiri pun bingung mengapa pertanyaan yang keluar dari bibirnya soal tidur bareng. Iqbal menghembuskan napas kasar. Dia sebenarnya malas menjawab pertanyaan itu, tetapi untuk meyakinkan Safina, dia harus menjawab pertanyaan itu. "Aku enggak pernah tidur bareng Vania satu kali pun. Kami enggak pernah berada di kamar yang sama. Aku enggak pernah masuk kamar dia, dia pun enggak pernah masuk ke kamarku. Kamu enggak pernah masuk hotel bareng