SH - 52

1821 Kata

Butuh keberanian yang besar untukku sampai akhirnya bisa ada di sini, di samping Al. Aku masih belum bisa menerima kenyataan ini. Ini terlalu jahat dan menyakitkan. Aku menghapus air mataku yang kembali mengalir. Aku tak ingat sudah berapa banyak air mata yang aku keluarkan. Sakitnya sama sekali tak berkurang meski air mataku rasanya sudah mau kering. Siapa yang bilang menangis bisa menghilang sesak di dalam d**a? Aku sudah menangis berjam-jam, tapi kenapa sesak ini masih ada? Bahkan rasanya semakin bertambah besar.  Tanganku bergetar. Aku tak berani menyentuh tangan Al. Aku takut.  Aku menarik napas dalam.  Yasmine. Kamu harus kuat. Aku bergegas menyeka air mataku. Aku sentuh tangan Al, perlahan menggenggam tangan tak bertenaga itu.  Air mataku mengalir lagi.  "Yas.." panggil suara i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN