“Sera, antar aku balik ke IDEA mau enggak?” pinta Raline saat mereka sedang menikmati sarapan bersama Minggu pagi itu. “Kenapa enggak balik sendiri aja?” tanya Seraphine heran. “Mobil aku di sana.” “Oh, iya!” Seketika Seraphine ingat. “Ke sininya sama Bekatul sih ya.” Raline menggeleng perlahan karena Seraphine masih saja menyebut Kamal dengan Bekatul. “Mau enggak antar aku?” tanya Raline sedikit memaksa. “Kenapa enggak sama Noe?” balas Seraphine yang terlihat masih enggan mengiakan permintaan kakaknya. “Noe enggak bisa.” “Tumben,” gumam Seraphine curiga. “Bener dia enggak bisa atau kamu yang enggak mau?” “Beneran, Sera,” jawab Raline lelah. “Tadi pagi Noe chat aku. Noe bilang maaf enggak bisa jemput hari ini. Jadi dia bilang mungkin bisa minta tolong kamu antar aku balik.” Sera

