Setengah mangkuk soto Lamongan itu akhirnya berhasil dihabiskan Amindita dengan wajah puas yang nyaris berbinar seperti anak kecil yang mendapatkan hadiah. “Mas…” gumamnya sambil memegang mangkuk. “Aku serius ya, ini soto terenak yang pernah aku makan selama hamil.” Praditya yang duduk di sampingnya hanya mengangkat alis tipis. “Padahal minggu lalu kamu bilang nasi goreng seafood di hotel itu yang terenak, Dek.” “Itu minggu lalu,” jawab Amindita santai. “Sekarang beda lagi.” Wira yang mendengar itu langsung terkekeh. “Maklum, Pradi. Logika ibu hamil itu fleksibel. Turutin aja daripada tantrum.” “Mulutmu dari tadi banyak komentar,” balas Praditya datar yang kesal dengan sahabatnya itu. Namun meski begitu, tangan pria itu tetap sibuk merapikan tisu di pangkuan istrinya, memastikan man

