Ngga Butuh Suami

1116 Kata

Benerapa kali Airin mengetuk pintu kamar Keyra, namun sampai detik ini tidak ada respon dari anaknya. Setelah kepergian Jonathan dua jam yang lalu, Airin memang membiarkan anaknya menenangkan diri. Karena dirasa cukup dan ingin ada yang diobrolkan, maka dari itu Airin memanggilnya. "Key? Kamu tidur ya? Ayah udah ngga ada, Key. Ini udah malam, ayo kita makan. Ibu udah siapin makanan." Baru Airin ingin mengetuk lagi, tetapi pintu sudah lebih dulu terbuka. Kini dihadapan Airin berdiri Keyra dengan wajah kusutnya. Bukan hanya wajah yang berantakan, tetapi kedua matanya juga bengkak. Apa anaknya habis menangis? Tangan Airin terulur, merapihkan rambut yang menutupi wajah Keyra. "Tenanglah, Ayah udah ngga ada. Sekarang kita makan malam ya? Sekalian mau ada yang Ibu bicarakan sama kamu. Ngga la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN