Sejak semalam Keyra benar-benar tidak tidur, perutnya pun tidak terisi makanan apapun. beberapa orang sudah membujuk termasuk Rafael, tetapi semuanya sia-sia. Yang Keyra lakukan hanya duduk di bangku sambil memandangi wajah Airin di dalam peti. Sampai detik ini Keyra masih menyangkal, dia masih berfikir kalau ibunya ada di rumah sakit. Sampai pagi menjelang, posisi Keyra sama sekali tidak berubah. Keadaan rumah duka semakin ramai. Saudara beserta teman-teman Keyra datang satu per satu. Jessica bersama Audry mendekati Keyra, memeluk tubuh sahabatnya dengan sangat erat. Rasanya baru kemarin mereka berkomunikasi dengan Airin, siapa sangka sekarang dapat kabar duka seperti ini? “Key, dari kemarin lo belum makan. Kita makan dulu yuk? Sedikit aja, gapapa kok yang penting perut lo ngga kosong.

