"Kak, aku antar makanan, ya!" Ambar yang saat ini sedang sibuk memasak di rumah Dirga bersorak senang. Pasalnya, gadis itu baru saja mengajak teman-temannya kesini tadi. Memperkenalkan rumah suaminya dan memperlihatkan seluruh kekayaan Dirga. "Dirga Wijaya?" "Duda terkaya di negeri kita itu?" suara teman-teman Ambar bersahut ramai. "Hm," jawab Ambar singkat. Mengibaskan rambutnya ke kanan dengan gayanya yang sok. "Wahhhhh hebat, ya. Udah kaya dari lahir, sekarang dapet suami tajir lagi," puji salah satu temannya. Ambar semakin meninggi. "Biasa, lah. Kalian kan tahu gue anak kesayangan. Jadi nggak mungkin Daddy milihin pria sembarangan buat gue," kata Ambar. Teman-teman Ambar sedikit mencibikkan bibir. Sebenarnya mereka tahu Ambar hanya ingin bersombong ria. Namun mereka tetap data

