Tuntas

2581 Kata

"Apa yang kamu lakukan!" Dirga meneriaki para suster. Mereka memegangi Ziva dan mengikatnya. Suster yang terdiri dari enam orang itu juga bahkan sedang berusaha mencengkram lengan Ziva, berusaha menyuntik gadis itu. "Maaf, Tuan. Nona Ziva mengalami gangguan jiwa. Prikologis memengaruhi Nona Ziva dalam melakukan aktifitasnya yang normal," jelas Dokter menatap iba pada sang pasien. "Tapi bukankah tadi dia baik-baik saja? Dia hanya pingsan karena cengkramanku!" Dirga benar-benar tidak mengerti. Gadis yang ia kurung dalam keadaan baik-baik saja itu langsung berubah dratis hanya dalam hitungan jam. Ziva yang lembut dan ramah tadi langsung berubah menjadi seperti monster. Berteriak dan mencakar apapun yang bisa ia gapai. "Bunda, takuttt," Qeela yang terbangun dan ikut masuk menyusul memeluk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN