Bab 77

1971 Kata

Matteo duduk tenang di balik meja kerjanya. Wajahnya datar, nyaris tanpa ekspresi, seolah tidak ada satu pun hal di dunia ini yang mampu mengusiknya. Namun ketukan pintu yang terdengar pelan membuat matanya bergerak sedikit, menoleh tanpa benar-benar mengangkat kepala. Pintu terbuka. Salah satu anak buahnya masuk dengan wajah tegang, langkahnya hati-hati seakan sedang membawa sesuatu yang berbahaya. “Tuan,” ucapnya pelan, “kami menemukan sesuatu.” Matteo mengangkat pandangan. Tatapannya tajam, menembus. “Sesuatu apa?” Anak buah itu menelan ludah, lalu maju beberapa langkah. Dari map hitam di tangannya, ia mengeluarkan beberapa foto dan meletakkannya di atas meja Matteo, disusun rapi seolah takut jika satu saja bergeser akan berakibat fatal. “Kami melakukan penyelidikan lanjutan terha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN